Pelaksanaan Tugas Pegawai Pada Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas Iii Pekanbaru Dalam Meningkatkan Keselamatan Pelayaran Di Pelabuhan Pt Ikpp Perawang Di Kabupaten Siak
Rahmad, Rahmad
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan tugas kantor
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhankelas III Pekanbaru dalam meningkatkan
keselamatan pelayaran di Pelabuhan PT IKPP Perawang di Kabupaten Siak.
Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan apakah Kesyahbandaran dan otoritas
pelabuhan PT IKPP Perawang telah melakukan tugas dan fungsinya sesuai dengan
peraturan undang- undang pelayaran serta mengetahui kendala-kendala dalam
menjalankan tugas dan fungsinya.
Undang- undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran menyebutkan
tugas Syahbandar adalah mengawasi kelaiklautan kapal, keselamatan, keamanan
dan ketertiban di pelabuhan. Pada kenyataannya terdapat kapal yang tidak laik
laut masih berlayar. Dalam setiap peristiwa kecelakaan selalu dipublikasikan
bahwa faktor penyebab kecelakaan adalah Human Error, namun human error
tersebut secara umum selalu diawali dari kesalahan manusia sebelum pelayaran.
Sejumlah peristiwa kecelakaan selama pelayaran, kerap menyebutkan bahwa
jumlah barang tidak sesuai dengan manisfest atau bahkan kapal disebut over load.
Sebelum berlayar petugas syahbandar seharusnya melakukan pengecekan bukan
sekedar menerima laporan, sebelum memberikan liris berlayar maka Syahbandar
memiliki peran yang sangat vital dalam mewujudkan keselamatan selama
pelayaran, sehingga harus secara sungguh-sungguh menjalankan tugasnya.
Kendala-kendala yang dihadapi Syahbandar dalam meningkatkan
keselamatan pelayaran disebabkan oleh beberapa faktor: faktor manusia ini
berhubungan dengan kecerobohan manusia, faktor alam berhubungan dengan
keadaan cuaca dan faktor teknis berhubungan dengan keadaan kapal. Selain
faktor-faktor tersebut kurangnya komunikasi antara petugs dan pengguna
pelayaran juga sangat berpengaruh terhadap keselamatan pelayaran dan
kurangnya pengetahuan petugas dan pengguna pelayaran dalam menjalankan
aturan yang berlaku di lapangan
Penelitian dalam penulisan menggunakan metode analisis data kualitatif,
data dalam penelitian ini dilakukan dengan mencari informasi melalui observasi,
dokumentasi serta wawancara langsung kepada orang-orang yang terlibat di dalam
kegiatan pelayaran.
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhankelas III Pekanbaru dalam meningkatkan
keselamatan pelayaran di Pelabuhan PT IKPP Perawang di Kabupaten Siak.
Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan apakah Kesyahbandaran dan otoritas
pelabuhan PT IKPP Perawang telah melakukan tugas dan fungsinya sesuai dengan
peraturan undang- undang pelayaran serta mengetahui kendala-kendala dalam
menjalankan tugas dan fungsinya.
Undang- undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran menyebutkan
tugas Syahbandar adalah mengawasi kelaiklautan kapal, keselamatan, keamanan
dan ketertiban di pelabuhan. Pada kenyataannya terdapat kapal yang tidak laik
laut masih berlayar. Dalam setiap peristiwa kecelakaan selalu dipublikasikan
bahwa faktor penyebab kecelakaan adalah Human Error, namun human error
tersebut secara umum selalu diawali dari kesalahan manusia sebelum pelayaran.
Sejumlah peristiwa kecelakaan selama pelayaran, kerap menyebutkan bahwa
jumlah barang tidak sesuai dengan manisfest atau bahkan kapal disebut over load.
Sebelum berlayar petugas syahbandar seharusnya melakukan pengecekan bukan
sekedar menerima laporan, sebelum memberikan liris berlayar maka Syahbandar
memiliki peran yang sangat vital dalam mewujudkan keselamatan selama
pelayaran, sehingga harus secara sungguh-sungguh menjalankan tugasnya.
Kendala-kendala yang dihadapi Syahbandar dalam meningkatkan
keselamatan pelayaran disebabkan oleh beberapa faktor: faktor manusia ini
berhubungan dengan kecerobohan manusia, faktor alam berhubungan dengan
keadaan cuaca dan faktor teknis berhubungan dengan keadaan kapal. Selain
faktor-faktor tersebut kurangnya komunikasi antara petugs dan pengguna
pelayaran juga sangat berpengaruh terhadap keselamatan pelayaran dan
kurangnya pengetahuan petugas dan pengguna pelayaran dalam menjalankan
aturan yang berlaku di lapangan
Penelitian dalam penulisan menggunakan metode analisis data kualitatif,
data dalam penelitian ini dilakukan dengan mencari informasi melalui observasi,
dokumentasi serta wawancara langsung kepada orang-orang yang terlibat di dalam
kegiatan pelayaran.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-20T02:10:50Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah